Minggu, 12 Oktober 2025

“Pembangunan Sarana Dan Prasarana Perpustakaan Desa”

Praktik baik di desa (Good practices in villages) merujuk pada keberhasilan dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat dalam berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup, dan tata kelola pemerintahan desa.

Praktik-praktik yang melibatkan penggunaan Dana Desa secara efektif, pemberdayaan masyarakat, dan pemanfaatan potensi lokal. 

Salah satu Praktik Baik yang telah dilaksanakan oleh Desa diantaranya adalah Desa Lakomea dengan kegiatan “Pembangunan Sarana Dan Prasarana Perpustakaan Desa”

Menggali potensi dan permasalahan yang ada di desa Lakomea dan focus utamanya ada pada permasalahan minimnya Sumberdaya Manusia yang berkualitas di desa mulai dari anak-anak sampai orang tua. Dengan itikad baik ini kemudian menjadi motivasi untuk menfasilitasi diskusi bersama pihak terkait di desa baik pemerintah desa, tokoh pendidik, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat lainnya, membahas dan menggali faktor yang mempengaruhi kurang berkembangnya SDM di desa dan tercetuslah ide membangun SDM dimulai dengan membangun fasilitas sarana dan prasarana penunjang di desa, sehingga pada tahun anggaran 2016 dibangunkan "GEDUNG PERPUSTAKAAN DESA" yang kemudian menjadi tempat pengembangan pengetahuan masyarakat desa Lakomea di segala bidang terutama untuk anak-anak sekolah.

Pada awalnya pemahaman terkait bidang peternakan dan pertanian serta pengembangan seni adat istiadat masyarakat lokal yang selalu digaungkan dan menjadi primadona oleh masyarakat desa Lakomea dalam Musdes Perencanaan sehingga dipandang perlu untuk diberikan saran inovatif yang visioner dalam bentuk peningkatan sumber daya manusia melalui motivasi dan dorongan animo masyarakat khususnya generasi muda desa untuk mengakses berbagai pengentahuan melalui buku-buku ilmiah yang inovatif dan berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang dapat di serap oleh masyarakat desa khususnya generasi muda. 

Upaya melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat desa terkait manfaat dan urgensi dengan adanya gedung perpustakaan menjadi  titik awal kerja sama dengan Dinas Perpustakaan Kab. Bombana, ujar PLDnya. Sharing pengetahuan dan pengalaman dengan salah satu pegawai  Dinas Perpustakaan Kab. Bombana terkait hal-hal positif ketika di desa tersedia sarana prasarana Gedung Perpustakaan menjadi salah satu pembahasan Musdes Perencanaan yang didukung oleh Pemdes Des Lakomea sehingga pembangunan Gedung Perpusatakaan Desa Lakomea dapat diwujudkan.

Pada tahun anggaran 2019, kemudian diusulkan kembali penambahan sarana berupa  kegiatan  pembangunan  LESEHAN/TAMAN BACA PERPUSTAKAAN DESA agar dapat mendukung suasana yang lebih santai dan nyaman bagi pengunjung untuk memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh pengurus.

Dengan semua kerja baik dan dedikasi dari pihak pemerintah desa, pengurus perpustakaan dan masyarakat desa sehingga membawa nama desa Lakomea ke kancah Nasional dalam beberapa even di bidang Pendidikan dan Pemuda Pelopor Desa dengan meraih peringkat I di tingkat Provinsi tahun 2019 dan juga meraih peringkat I di tingkat Nasional (Klaster B) tahun 2020. 




Demi menggapai target menjadikan Desa Lakomea menjadi "DESA DIGITAL"  Pemdes bersama masyarakat  desa Lakomea kemudian melakukan peningkatan dan pengembangan GEDUNG PERPUSTAKAAN DESA di tahun anggaran 2023 s/d 2024 dan pada tahun ini progres pembangunan sudah mencapai 100% dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat desa Lakomea..

<<<Terima Kasih >>>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hasil Survey : Publik Apresiasi Kinerja Mendes, Yandi Susanto Masuk Menteri Terbaik

  JAKARTA – SindoNews. Menteri Desa dan  Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto masuk dalam jajaran tiga besar menteri de...